Pemerintah Kalurahan Wukirsari Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Padukuhan Surodadi
Kalurahan Wukirsari, 27 Februari 2025
Pemerintah Kalurahan Wukirsari menunjukkan kepeduliannya terhadap korban tanah longsor di Padukuhan Surodadi, Tempelsari, dengan menyalurkan bantuan logistik kepada Keluarga Dina Novita. Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Carik Wukirsari, H. Ruswantoro, S.E., M.IP., didampingi Bhabinkamtibmas dan perwakilan dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Kalurahan Wukirsari, pada Kamis, 27 Februari.
Bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial melalui lumbung sosial Kalurahan Wukirsari ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah setempat dalam menghadapi musibah yang terjadi. Longsor tersebut dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang, yang mengakibatkan robohnya pagar, gazebo, dan menimpa rumah milik Ibu Dina. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material yang terjadi cukup signifikan.
Dalam penyerahan bantuan, Carik Wukirsari menyampaikan dukungan dan empati kepada keluarga korban. "Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu warga yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Ibu Dina," tuturnya.
Selain bantuan dari pemerintah, warga setempat juga menunjukkan solidaritas tinggi dengan bergotong royong membersihkan area longsor dan memulihkan kondisi lingkungan. Relawan dari Komunitas Relawan UPC, TRC KSB Wukirsari, serta warga sekitar turut aktif dalam proses penanganan darurat ini.
Sebelumnya, kejadian longsor terjadi di Tempelsari Surodadi, RT 03 RW 48, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Sleman, dipicu oleh hujan lebat dan angin kencang, yang mengakibatkan robohnya pagar, gazebo, dan menimpa rumah milik Ibu Dina Novita (25/02/25). Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material cukup signifikan. KSB Wukirsari dan UPC Wukirsari bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing dan memulihkan lingkungan.
Langkah sigap Pemerintah Kalurahan Wukirsari dan semangat gotong royong masyarakat menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadapi bencana. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan, serta perlunya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih tangguh.(admweb)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin