Refleksi Peringatan Erupsi Merapi ke-13 Tahun Menguatkan Mitigasi Di Kalurahan Wukirsari

06 November 2023
Admin Wukirsari
Dibaca 236 Kali
Refleksi Peringatan Erupsi Merapi ke-13 Tahun Menguatkan Mitigasi Di Kalurahan Wukirsari

Kalurahan Wukirsari, 05 November 2023

Dengan pengalaman Menghadapi Erupsi Merapi Pemerintah Kalurahan Wukirsari beserta masyarakat Wukirsari memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, serta dapat segera memulihkan diri dari dampak bencana. Bagaimana pun erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 silam, telah memberikan banyak pelajaran penting mengenai potensi bencana yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.

Karena posisinya sebagai desa penyangga namun juga memiliki potensi bencana, Wukirsari mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana. Kemampuan ini diwujudkan dalam perencanaan pembangunan yang mengandung upaya-upaya pencegahan, kesiapsiagaan, pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas untuk pemulihan pasca keadaan darurat.

Sebagai desa penyangga, fasilitas dan perlengkapan dipersiapkan oleh Pemerintah Kalurahan Wukirsari. Barak-barak pengungsian mulai dibangun di beberapa titik yaitu Barak Pengungsian Brayut dan Barak Pengungsian Kiyaran, lalu tempat-tempat relokasi untuk ternak juga di sediakan di lapangan Watuadeg dan lapangan Jabalkat.

“Sebagai Desa Siaga, Wukirsari terus meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia untuk menghadapi bencana kedepan khususnya Lembaga-lembaga Desa” Terang Carik Wukirsari H. Ruswantoro, SE., M. IP.

Beliau juga menerangkan selain peningkatan kapasitas, sebagai Desa Siaga maka perlu peningkatan dalam hal perlengkapan dan fasilitas pendukung serta pemetaan wilayah rawan bencana di wilayah Wukirsari karena ancaman bencana tidak hanya Erupsi Merapi tetapi juga bencana alam yang lainnya, bencana non alam seperti pandemi covid-19 serta bencana sosial.

Sebagai upaya untuk menghormati peringatan erupsi Merapi yang ke-13 tahun, kita harus terus belajar tentang geologi, pemantauan gunung berapi, dan kesiapsiagaan bencana. Ini adalah tanggung jawab bersama kita untuk menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan kita.

Pada saat yang sama, kita juga harus menghargai kekuatan alam dan memahami bahwa kita adalah bagian dari zona cincin api yang merupakan wilayah rawan bencana . Erupsi Merapi 2010 mengajarkan kita untuk selalu siap, waspada, dan bersatu dalam menghadapi bahaya alam.

Dalam mengenang peristiwa ini, mari kita bersatu untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama, dan terus mempelajari pelajaran berharga yang selalu diberikan oleh alam.