Sosialisasi Pembangunan Talut Tapak Banteng: Wujud Kolaborasi Wukirsari dan Dinas PU Sleman Untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Wukirsari, 7 Agustus 2025 — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas infrastruktur irigasi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi Pembangunan Talut Pengaman Saluran Irigasi D.I. Cangkring (Tapak Banteng). Kegiatan ini berlangsung di Balai RW Brayut, Padukuhan Tanjung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Sleman, Arif Hariyanto, S.T., M.T., Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Cangkringan, Nevi Sri Utami, S.H., Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, Ulu-ulu Wukirsari, Arifin Hartanta, serta perwakilan warga dari Brayut Dungsari, Padukuhan Tanjung.
Lurah Wukirsari, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Dinas PU Kabupaten Sleman atas dukungan program infrastruktur ini. Ia juga berharap proses pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani yang bergantung pada aliran irigasi.
Mewakili Panewu Cangkringan, Nevi Sri Utami, S.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah kalurahan, masyarakat, dan Dinas PU. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Acara dilanjutkan dengan sosialisasi teknis oleh Arif Hariyanto, S.T., M.T., yang secara rinci memaparkan mekanisme pelaksanaan pembangunan talut. Penjelasan ini bertujuan agar masyarakat memahami setiap tahapan pekerjaan, serta mampu ikut mengawal kualitas pelaksanaan di lapangan.
Tak ketinggalan, pihak pelaksana proyek dari CV. Taring Padi turut menyampaikan penjelasan teknis terkait pelaksanaan kegiatan. Proyek ini dijadwalkan berlangsung selama 60 hari kerja dengan total anggaran sebesar Rp197.810.000, bersumber dari APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan Proyek akan dimulai tanggal 11 Agustus 2025.
Pembangunan talut ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sistem irigasi dan menunjang keberlangsungan sektor pertanian lokal. Kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan infrastruktur yang kokoh, bermanfaat jangka panjang, dan mendukung kedaulatan pangan desa.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin