Di Tengah Duka, Pemkal Wukirsari Hadirkan Layanan Cepat Melalui Program LUKADESI
WUKIRSARI — Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan saat pembangunan, tetapi juga pada momen-momen duka. Hal tersebut kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kalurahan Wukirsari melalui penyerahan akta kematian kepada keluarga almarhum Bapak Darto Pranjono, warga Padukuhan Rejosari, pada Selasa, 6 Januari 2026. Akta kematian tersebut diserahkan langsung oleh Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, kepada ahli waris.
Penyerahan dokumen kependudukan ini merupakan bagian dari Program LUKADESI (Keluarga Berduka Desa Siaga), sebuah inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang telah dijalankan Pemerintah Kalurahan Wukirsari sejak tahun 2016. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman, yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi keluarga yang sedang berduka dalam mengurus dokumen kematian.
Melalui program LUKADESI, proses pengurusan akta kematian dilakukan secara cepat dan sederhana. Keluarga cukup melaporkan peristiwa kematian kepada dukuh setempat melalui WhatsApp, yang kemudian diteruskan kepada petugas pelayanan di kalurahan. Setelah data diverifikasi, pengajuan akta langsung diproses ke Disdukcapil Kabupaten Sleman. Dalam waktu singkat, akta kematian dapat diterbitkan dan diserahkan langsung kepada keluarga, bahkan bertepatan dengan prosesi pemakaman.
Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, menyampaikan bahwa LUKADESI merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga yang sedang berduka tidak terbebani urusan administrasi. Melalui LUKADESI, pemerintah hadir membantu secara cepat dan tepat, sehingga keluarga dapat fokus pada pemakaman dan doa,” tuturnya.
Program LUKADESI mendapat apresiasi positif dari masyarakat karena dinilai praktis, responsif, dan penuh empati. Kehadiran layanan ini menjadi contoh pelayanan publik yang humanis, sekaligus memperkuat peran pemerintah kalurahan sebagai mitra masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam mendampingi warga di masa-masa sulit.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin