Wujudkan Kesejahteraan Sosial melalui Penguatan Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa di Wukirsari
WUKIRSARI — Dinas Sosial DIY bersama Pemerintah Kalurahan Wukirsari menyelenggarakan acara Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial. Berbagai unsur kelembagaan kalurahan serta masyarakat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (11/06/2026) bertempat di Aula Utama Balai Kalurahan Wukirsari.
Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Jawa. Melalui pendekatan budaya, restorasi sosial diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwarga dan membangun masyarakat yang lebih peduli serta saling mendukung.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan masyarakat, perwakilan lembaga Kalurahan Wukirsari, pamong dan staf Kalurahan Wukirsari, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Turut hadir pula Kapolsek Cangkringan dan Danramil Cangkringan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Wukirsari.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, yang menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga sebagai modal utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan sejahtera. Menurutnya, budaya gotong royong, tepa selira, dan kepedulian sosial perlu terus dirawat agar tetap menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Anggota DPRD DIY, Sukapdi, yang mengapresiasi upaya penguatan nilai sosial berbasis budaya lokal. Nilai-nilai luhur masyarakat Jawa seperti saling membantu, menghormati, dan menjaga keharmonisan dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi dari para narasumber, yaitu Sapto Parjono, S.Pd., MM selaku Penyuluh Sosial, Endang Patmintarsih, S.H., M.Si., Kepala Dinas Sosial DIY, serta Subakir, S.Sos.
Materi yang disampaikan membahas pentingnya kesetiakawanan sosial sebagai pondasi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat. Melalui restorasi sosial berbasis budaya Jawa, masyarakat diajak untuk kembali menguatkan nilai kebersamaan, rasa empati, kepedulian, dan semangat membantu sesama.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan interaksi positif. Peserta aktif mengikuti diskusi serta berbagi pengalaman terkait kehidupan sosial di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Wukirsari berharap nilai-nilai kesetiakawanan sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan menjaga budaya gotong royong dan kepedulian sosial, masyarakat Wukirsari diharapkan semakin kuat, harmonis, dan mampu bersama-sama mewujudkan kesejahteraan sosial.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin