Merti Dusun Sintokan: Wujud Syukur Warga Jambu Bangkong dalam Kirab Budaya Bertema "Bumi Lan Banyu Minongko Sumbering Panguripan"

28 Oktober 2024
Admin Wukirsari
Dibaca 438 Kali
Merti Dusun Sintokan: Wujud Syukur Warga Jambu Bangkong dalam Kirab Budaya Bertema

Kalurahan Wukirsari, 27 Oktober 2024

Acara Merti Dusun di Dusun Jambu Bangkong, Padukuhan Sintokan, Kalurahan Wukirsari, berlangsung meriah dengan kirab budaya yang mengusung tema “Bumi Lan Banyu Minongko Sumbering Panguripan,” atau "Bumi dan Air Sebagai Sumber Kehidupan." (27/10/24). Tema ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga alam sebagai sumber kehidupan utama bagi masyarakat.

Perayaan diawali dengan prosesi kirab yang diiringi oleh bregada Jagakarsa diikuti oleh barisan tokoh masyarakat, pelaku seni, dan warga Padukuhan Sintokan, yang membawa air dari sumber mata air suci sebagai simbol kehidupan. Kirab ini berjalan mengitari padukuhan Sintokan sebelum menuju pusat acara di lapangan voli setempat, dengan masyarakat yang antusias mengiringi. Selain membawa air, kirab juga diikuti oleh gunungan hasil bumi yang melambangkan rasa syukur atas berkah alam dan rezeki yang melimpah.

Dalam acara ini, Lurah Wukirsari Handung Tri Rahmawan menyampaikan sambutannya, menyampaikan pentingnya menjaga keselarasan dengan alam sebagai sumber kehidupan. “Merti Dusun adalah kesempatan bagi kita untuk menghormati leluhur, merawat alam, dan menunjukkan rasa syukur atas segala berkah yang diberikan,” ungkap Lurah Wukirsari.

Kepala Seksi Pengembangan Kesenian Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Arief Bowolaksono, turut menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga yang telah melestarikan tradisi budaya ini. “Acara seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran budaya dan menguatkan identitas lokal," katanya.

Selain itu, acara juga dihadiri oleh Anggota DPRD DIY Sukapdi, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Gani Sadat, S.H., M.Kn., dan Yani Fathurahman, S.Pd.I, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Cangkringan Sumiyati, A.Md., serta pamong dan staf Kalurahan Wukirsari. Para tamu undangan bersama-sama melakukan prosesi simbolis penyiraman tanaman, menandakan pentingnya air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga.

Tradisi Merti Dusun ini menjadi momentum berharga bagi masyarakat Jambu Bangkong untuk melestarikan budaya lokal demi kesejahteraan bersama. Acara Merti Dusun diakhiri dengan doa bersama serta kembul bujana, berharap agar keberkahan terus mengalir untuk masyarakat Kalurahan Wukirsari. (admweb)