Disposal Bom Pesawat Dinonaktifkan Di Kali Gendol Sebelah Timur Wukirsari, Rumah Warga Alami Kerusakan

13 Agustus 2025
Admin Wukirsari
Dibaca 110 Kali
Disposal Bom Pesawat Dinonaktifkan Di Kali Gendol Sebelah Timur Wukirsari, Rumah Warga Alami Kerusakan

Wukirsari — Tim Gegana Polda DIY sukses mendisposal atau tindakan menyingkirkan atau membuang (menonaktifkan) mortir raksasa sepanjang 1,8 meter dengan berat 350 kilogram yang ditemukan di Ngemplak, Sleman. Proses disposal dilaksanakan di Kali Gendol tepatnya di sebelah timur Dusun Srodokan, Wukirsari, Cangkringan, Selasa (12/8/2025), setelah area dalam radius 500-1000 meter dari lokasi disterilkan dan akses jalan ditutup.

Sebelum peledakan, Lurah Wukirsari Handung Tri Rahmawan telah memberikan arahan ke pada Dukuh-dukuh yang lokasinya berdekatan dengan penonaktifan bom. Lurah Handung meminta pada Dukuh untuk segera menginformasikan kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di radius 500-1000 meter dari lokasi peledakan. Hal ini dilakukan supaya masyarakat terhindar dari lontaran material yang ditimbulkan oleh ledakan.

Bhabinkamtibmas Wukirsari Aipda Pitra Restu, menjelaskan berdasarkan informasi dari Komandan Sat Brimob Polda DIY Kombes Edi Sinulingga bahwa peledakan memerlukan Beberapakali kali proses, karena empat percobaan awal pada hari senin sore belum memicu ledakan. Pada akhirnya, mortir berhasil diledakkan dengan dentuman keras yang terdengar hingga jauh, bahkan beberapa serpihan terlempar sekitar satu kilometer dari titik disposal.

Sesaat setelah peledakan, Lurah Wukirsari segera memerintahkan dukuh untuk mendata kerusakan atau dampak yang ditimbulkan oleh proses disposal bom tersebut.

“Bagi bapak dukuh di sekitaran kali gendol yang warganya terkena dampak, seperti rumah, kendaraan, kandang dan lain-lain monggo untuk di data dan di identifikasi bukti kerusakan maupun material sisa disposal untuk segera dilaporkan” arahan Lurah Wukirsari.

Dampak kerusakan di wilayah wukirsari terjadi di Padukuhan Cakran tepatnya di Dusun Geblog. Serpihan material bom terlempar kurang lebih 1Kilometer mengenai dan melubangi atap asbes. Dukuh Geblog Yudi Anthoni mengungkapkan jika rumah salah satu warganya ada yang terkena lontaran material bom.

“Laporan yang jelas keliatan baru di tempat Pak Mula Hermawan saja, semoga tidak ada lagi (korban/kerugian) karena mengingat ledakan cukup kuat” jelas Yudi Anthoni.

Selain itu beberapa warga setempat juga melaporkan penemuan sisa-sisa material bom yang terlempar sampai di persawahan maupun perkebunan warga yang jaraknya cukup jauh dari lokasi. Berdasarkan laporan warga, Bhabinkamtibmas Wukirsari segera mengamankan benda tersebut karena material terbuat dari logam serta menjadi tajam karena efek ledakan sehingga dapat membahayakan warga apabila terinjak. Aipda Pitra juga menghimbau apabila mau melihat lokasi disposal harap berhati-hati karena tebing curam.

Dilansir dari detik,com, ledakan ini mengakibatkan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan, seperti kaca pecah, genting retak, hingga atap galvalum berlubang akibat tertimpa serpihan. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Haris Martapa, memastikan perbaikan akan ditanggung Pemkab Sleman melalui dana APBD dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. tidak ada korban jiwa maupun luka dalam proses disposal ini dan masih dalam kategori relatif aman dan masyarakat pun telah kembali beraktivitas seperti biasa.